Category: Lyrics by TOCCATA


BELAIAN SAYANG

Waktu hujan turun, rintik perlahan
Bintangpun menyepi, awan menebal
‘ku timang sibuyung, belaian sayang
anak ku seorang, tidurlah tidur

Ibu menjaga, ayah mendo’a
Agar kau kelak jujur melangkah

Jangan engkau lupa, tanah pusaka
Tanah tumpah darah, Indonesia

Ibu menjaga, ayah mendo’a
Agar kau kelak jujur melangkah

Jangan engkau lupa, tanah pusaka
Tanah tumpah darah, Indonesia
Tanah tumpah darah, Indonesia

Iklan

KASIH TAK SAMPAI (Padi)

Indah terasa indah

Bila kita terbuai dalam alunan cinta

Sedapat mungkin terciptakan rasa

Keinginan saling memiliki

Namun bila itu semua dapat terwujud Dalam satu ikatan cinta

Tak semudah seperti yang pernah terbayang, Menyatukan perasaan kita

Tetaplah menjadi bintang dilangit

Agar cinta kita akan abadi

Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini

Agar menjadi saksi cinta kita, berdua

Sudah terlambat sudah

Kini semua harus berakhir

Mungkin inilah jalan yang terbaik

Dan kita mesti relakan kenyataan ini

Tetaplah menjadi bintang dilangit

Agar cinta kita akan abadi

Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini

Agar menjadi saksi cinta kita

Berdua berdua

Ho ho ho, Ho ho ho, Ho ho  ho, Ho ho ho

Ho ho ho, Ho ho ho, Ho ho  ho, Ho ho ho

Ho……….,  Ho..….….,  Ho……….,  Ho……….

Menjadi saksi kita berdua

DEMI WAKTU (Ungu)

Aku yang tak pernah bisa lupakan dirinya

Yang kini hadir diantara kita

Namun ku juga takkan bisa menepis bayangmu

Yang selama ini temamani hidupku

Maafkan aku menduakan cintamu berat rasa hatiku

Tinggalkan dirinya

Dan demi waktu yang bergulir di sampingmu Maafkanlah diriku sepenuh hatimu

Seandainya bila ku bisa memilih

Kalau saja waktu itu

Kutak jumpa dirinya

Mungkin semua takkan seperti ini

Dirimu dan dirinya kini ada di hatiku

Membawa aku dalam kehancuran

CUBIT-CUBITAN (Koes Plus)

Cubit-cubitan oo

Cubit-cubitan oo

Senggol-senggolan oo

Senggol-senggolan oo

Genit-genit gadis sekarang

Kalau dicubit katanya sayang

Genit-genit gadis sekarang

Kalau disenggol katanya cinta

Cubit-cubitan oo

Cubit-cubitan oo

Senggol-senggolan oo

Senggol-senggolan oo

Ini kisah gadis jaman sekarang

Soal cinta bukan rahasia

Apalagi kalau cinta pertama

Pengalaman yang paling indah

Tapi sayang kalau patah hati

Sedang bercinta ditinggal pergi

Akhirnya gadis manis bunuh diri

Cinta pertama dibawa mati

CURI-CURI (D’lloyd)

Curi curi curi curi hatiku
Cuma cuma cuma menjauh selalu
Curi curi curi curi hatiku
Cuma cuma cuma menjauh selalu

Kenangan lama nun jauh disana
Nunjauh disana
Aku selalu teringat padanya
Aku selalu teringat padanya

Curi curi curi curi hatiku
Cuma cuma cuma menjauh selalu
Cuma cuma cuma menjauh selalu

CINTAMU TELAH BERLALU (Koes Plus)

Kunyalakan api di dalam tungku
Dingin sekali malam itu
Namun terdingin dalam hidupku
Sejak cintamu telah berlalu berlalu berlalu

Pernahkah engkau mencoba untuk mengerti
Aku ini orang yang tiada arti
Kau dengar lolongan anjing di malam hari
Menunggu kesetiaan dan hampa di dalam hidupku

Waktu hujuan turun di malam minggu
Di bawah payung kuberlindung
Sederas hujannya air mataku
Sejak kau putuskan kasihmu kasihmu kasihmu

BUNGA TERAKHIR (Rome)

Kaulah yang pertama
Mencari cinta tinggalah kenangan
Berakhir lewat bunga
Seluruh cintaku untukknya

Bunga terakhir
kupersembahkan kepada yang terindah
S’bagai satu tanda cinta untuknya

Bunga terakhir
Menjadi satu kenangana yang tersimpan
Takkan pernah hilang tuk selamanya
O oh…

Betapa cinta ini
Sungguh berarti tetaplah terjaga
Selamat tinggal kasih
Kutelah pergi selamanya

BUNDA

Ku buka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda

Fikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Kata mereka diriku s’lalu dimanja
Kata mereka diriku s’lalu ditimang
Nada-nada yang indah
S’lalu terurai darinya

Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi derita
Tangan halus dan suci
T’lah mengangkat tubuh ini

Jiwa raga dan seluruh hidup
Telah dia berikan

Kata mereka diriku s’lalu dimanja
Kata mereka diriku s’lalu ditimang
O oh bunda ada dan tiada dirimukan
Selalu ada di dalam hatiku

BIMBANG

Seribu pesona yang kau taburkan]
Sejuta mesra yang telah ‘kurasan
Bagai embun pagi
Berlalu kala mentari tiba

Ingin ‘ku singkapkan tirai di hatimu
Penghalang pandang tatap mata hatiku
Adakah di sana
Bintang harapan dambaan kalbu

Refrain:
Masikah kini, masikah kini
Ada nada-nada cinta di hatimu
Di hatimu, di hatimu

Adakah kini, adakah kini
Kata-kata mesra berbisik di hatimu
Di hatimu, dihatimu

BUKAN CINTA BIASA
Lagu : Dewiq/ Siti Nurhaliza

Begitu banyak cerita
Ada suka ada duka
Cinta yang ingin ku tulis
Bukanlah cinta biasa
Dua keyakinan beza
Masalah pun tak sama
Ku tak ingin dia ragu
Mengapa mereka selalu bertanya
Cintaku bukan di atas kertas
Cintaku getaran yang sama
Tak perlu dipaksa
Tak perlu dicari
Kerna ku yakin jawabnya, oh…
Andai ku bisa merubah semua
Hingga tiada orang yang terluka
Tapi tak mungkin
Ku tak berdaya
Hanya yakin menunggu jawabnya
Janji terikat setia
Masa merubah segala
Mungkin dia kan berlalu
Ku tak mahu mereka tertawa
Diriku hanya insan biasa
Miliki naluri yang sama
Tak ingin berpaling
Tak ingin berganti
Jiwa ku sering saja berkata
Andai ku mampu ulang semula
Ku pasti tiada yang curiga
Kasih kau hadir tiada terduga
Hanya yakin menunggu jawabnya