Pada tanggal 7 Mei 1840, Pedro Ilich Tchaikovsky lahir di daerah Votkinsk, diantara Propinsi Viatka dan Perm di Rusia, dekat pegunungan Ural, ia mempunyai ayah yang bernama Ilya Petrovich Tchaikovsky. Tchaikovsky bersaudara yang merupakan keurunan ningrat dari beberapa generasi, turun temurun mendiamin sebuah gedung yang mewah, dari tempast itulah sikecil Pedro Ilich Tchaikovsky tertarik pada keindahan harmoni dari segala hal dan menunjukkan perasaan yang halus pada suatu yang artistik. Disamping itu Pedro Ilich Tchaikovsky mempunyai pikiran yang begitu tajam akan hal-hal disekelilingnya, ia senang mengunci diri dalam sebuah kamar di rumah yang menyimpan sebuah orkestiron (sejenis instrumen orkestra yang diciptakan leh Vaucanson pada tahun 1780)

Dalam usia empat tahun Pedro Ilich Tchaikovsky rasa tertarik dan keinginannya untuk hadir dalam pelajaran bahasa prancis dan jeman di kelas kakaknya. Hal yang benar-benar menarik perhatiannya adalah musik. Pada masa kecilnya ia sering sedang duduk terpesona melihat permainan piano ibunya, tetapi pada tahun 1848 keluarga Tchaikovsky mejual kekayaannya pada Votkins dan pindah ke Moskow di mana ayahnya mendapat pekerjaan yang lebih baik

Setibannya di Moskow mereka menerima berita bahwa tempat yang tadinya akan dijabat oleh kolonel Ilya Petrovich Tchaikovsky akan dijabat oleh orang lain, karna tidak ada pilihan lain mereka mencari tempat tinggal di San Petersburg yang pada saat itu menjadi ibu kota Rusia. Pedro Ilich Tchaikovsky masuk sekolah dasar di sekolah ini dan dikota inilah ia mendapat pelajaran piano. Akhirnya ayah Pedro Ilich Tchaikovsky bekerja di Alapaevsk, kota kecil di Rusia barat. Yang pada saat itu Pedro Ilich Tchaikovsky berusia sembilan tahun.

Pada musim gugur tahun 1850 ayahnya, Pedro Ilich Tchaikovsky telah didaftarkan di Sekolah Hukum Petesburg. Ia tinggal di rumah Modesto Vabar, sahabat keluarga dan pebimbing selama dua tahun. Pada suatu saat terjangkitlah wabah penyakit kolera yang hebat di ibu kota Rusia dan konon Sekolah Hukum Petesburg timbul benih-benih penyakit ini, walaupun wabah penyakit ini tidak menyerang Pedro Ilich Tchaikovsky, tetapi menyerang Vakar yang terkrcil, yang meninggal dunia pada beberapa waktu yang lalu. Dalam kejadian ini membuat kepribadian Pedro Ilich Tchaikovsky menjadi melankolis dan pemalu.

Pada tanggal 25 Juni 1854 terjadi kejadian yang menyedihkan yaitu ibunda dari Pedro Ilich Tchaikovsky meninggal dunia yang bernama Alexandra Andreivena yang berakibat retaknya keluarga Tchaikovsky. Pada tanggal 13 Mei 1859 Pedro Ilich Tchaikovsky berhasil lulus dari Sekolah Hukum Petesburg pada usia 19 tahun dengan prestasi gemilang, bersamaan dengan itu ia mendapat pekerjaan redaktur di kementrian kehakiman dan bekerja sama selama tiga tahun.

Pada tahun 1869 Pedro Ilich Tchaikovsky menuju dari awal karya pertamanya yang terkenal yaitu “ovurture Romeo and Julieta”. Pedro Ilich Tchaikovsky juga meninggalkan Moskow dan mengadakan perjalanan ke Eropa. Dia mengunjungi Prancis, Jerman, Austria. Di mannheimia Pedro Ilich Tchaikovsky menghadiri acara satu abad  Beethoven, dan pada saat itu ia berumur genap 30 tahun tapi ia mempunyai sifat orang yang selalu gelisah dan tidak yakin akan diri sendiri.

Pada Bulan Agustus 1873, sang komponis mengadakan perjalanan lagi dengan jiwa yang teguh ke daerah Swiss dan Italia. Sepanjang perjalanan dan pemandangan akan daerah-daerah tersebut, Pedro Ilich Tchaikovsky menghasilkan sedikit demi sedikit lembaran-lembaran yang abadi untuk masa depan  dan membawannya ke puncak kemegahan. Sampai tahun 1877 karya-karya yang lahir dari ilham tersebut terciptalah: Konser pertama untuk piano dan orkestra (1874); El lago de los cisnesi (Danau angsa-angsa), balet dan Francessa da Rimini, Fantasia (1876), dan masih banyak lagi.

Pada tanggal 18 Juli 1877 Pedro Ilich Tchaikovsky menikah dengan salah satu muridnya yang bernama  Antonina Miliukova. Ikatan mereka sebenarnya sudah sejak lama retak karna istri sang komponis mempunyai gangguan kejiwaan. Dalam beberapa bulan sampai saatnya Pedro Ilich Tchaikovsky tidak tahan untuk tinggal bersama istrinya. Pada saat hati putus asa Pedro Ilich Tchaikovsky mencuba bunuh diri dengan menceburkan dirinya ke ke Sungai Moscova, akhirnya ia dapat diselamatkan dalam keadaan tidak sadar selama empat puluh delapan jam.

Tahun 1881 ialah dimana sang komponis mendapat ujian berat yaitu meninggal duniannya kedua sahabat dekatnya yang bernama Destoyevsky dan Mussorgsky. Pedro Ilich Tchaikovsky sudah merasa dirinya sudah bersatu dengan almarhum, karena Pedro Ilich Tchaikovsky sudah merasa bila ia sudah mengayunkan langkah bersama menuju puncak ke suksesan.

Pada tanggal 28 Oktober, karyannya di peragakan di San Petersburg. Pedro Ilich Tchaikovsky sendirilah yang memimpin orkestranya. Walaupun tidak begitu mengerti kebesaran seluruhnya simfoni tersebut, tapi Pedro Ilich Tchaikovsky merasa bangga bahwa itu adalah wasiat musiknya yang asli.

Beberapa hari sesudah pagelaran, Pedro Ilich Tchaikovsky makan siang bersama saudara laki-lakinya Modesto, dan tidak memikirkan kesehatannya. Ia meminum segelas air mentah. Sejak saat itulah sang komponis jatuh sakit parah. Dokter istana menjaganya siang dan malam, hanya dalam waktu beberapa hari Pedro Ilich Tchaikovsky mulai dalam keadaan tidak sadar  dan lenyaplah semua harapan. Pada pukul tiga dinihari tanggal 6 November 1893, jasad Pedro Ilich Tchaikovsky kelihatan memperoleh kesadaran untuk melihat sesaat. Modesto ke tempat berbaring Pedro Ilich Tchaikovsky, tetapi semua sudah berakhir. Pedro Ilich Tchaikovsky meninggal dunia, pada usia 53 tahun.

Beritanya langsung menyebar ke seluruh Rusia dan upacara pemakamannya sangat mengaggumkan. Beberapa minggu kemudian di San Petersburg, dibacakanlah di hadapan hadirin salah satu catatan terakhir yang di tulis Pedro Ilich Tchaikovsky yaitu:

Rasa penyesalan akan masa lampau,

Harapan akan masa datang,

Namun tidak pernah ada kepuasan di saat ini,

Begitulah jalan hidup yang kutempuh ….

from ;rhn_mhmd@yahoo.co.id